Selasa, 11 Desember 2012

perbedaan dan persamaan Model dan Teori


PENGERTIAN TEORI DAN MODEL
TEORI :
Secara umum istilah teori dalam ilmu sosial mengandung beberapa pengertian sebagai berikut:
  • ·         Teori adalah abstraksi dari realitas
  • ·      Teori terdiri dari sekumpulan prinsip dan defnisi yang secara konseptual mengorganisasikan aspek-aspek dunia empiris secara empiris.
  • ·         Teori terdiri dari asumsi-asumsi, proposisi-proposisi, dan aksima-aksioma dasar yang saling berkaitan.
  • ·         Teori terdiri teorema dari teorema-teorema, yakni generalisasi-generalisasi yang diterima/terbukti secara empiris
Berikut ini adalah definisi dan pengertian teori menurut beberapa ahli:

  • ·JONATHAN H. TURNER = Teori adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.

  • ·  LITTLEJOHN & KAREN FOSS = Teori merupaka sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan konsep tersebut yang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena.

  • · KERLINGER= Teori adalah konsep-konsep yang berhubungan satu sama lainnya yang mengandung suatu pandangan sistematis dari suatu fenomena.
  • ·  NAZIR = Teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa atau kejadian.
Jadi dapat disimpulkan bahwa defenisi teori adalah sebuah konsep yang abstrak dimana berhubungan antara satu dengan yang lain dan dapat menjelaskan sebuah fenomena.

MODEL :

Model merupakan representasi simbolik dari suatu benda, proses sistem, atau gagasan. Model dapat berbentuk gambar-gambar grafis, verbal atau matematikal. Menurul Littlejohn, model adalah representation.
Aubrey Fisher, mengatakan bahwa model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari keseluruhan, unsur, sifat atau komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model. Model dapat dikatakan sebagai gambaran informal untuk menjelaskan atau menerapkan teori. Dengan kata lain, model adalah teori yang lebih disederhanakan.
Bagi Werner J.Severin dan James W. Tankard, Jr. model membantu merumuskan suatu teori dan menyarankan hubungan. Oleh karena hubungan antara model dengan teori begitu erat, model sering dicampuradukkan dengan teori. Oleh karena kita memilih unsur-unsur tertentu yang kita masukkan dalam model, suatu model mengimplikasikan penilaian atas relevansi, dan ini pada gilirannya mengimplikasikan suatu teori mengenai fenomena yang diteorikan. Model dapat berfungsi sebagai basis bagi suatu teori yang lebih kompleks, alat untuk menjelaskan teori dan menyarankan cara-cara untuk memperbaiki konsep-konsep.
Jadi dapat disimpulkan bahwa defenisi model adalah Suatu pola yang dapat menggambarkan sebuah fenomena dengan menggunakan sistem atau gagasan dengan cara sederhana.
 
PERBEDAAN TEORI DAN MODEL
Teori pada dasarnya merupakan konseptualisasi atau penjelasan logis dan empirk tentang suatu fenomena. Bentuknya merupakan penryataan-pernyataan yang berupa kesimpulan tentang suatu fenomena. Teori memiliki dua ciri umum yaitu Semua teori adalah “abstraksi” tentang sesuatu hal yang berarti suatu teori bersifat terbatas. Dan semua teori adalah konstruksi ciptaan individual manusia. Oleh karena itu sifatnya relative dalam arti tergantung pada cara pandang si pencipta teori, sifat dan aspek yang diamati, serta kondisi-kondisi lain yang mengikat seperti waktu, tempat dan lingkungan sekitar.
Sedangkan Model bukan teori walaupun bisa menerapkan atau melahirkan teori. Model merincikan komponen-komponen secara cermat. Sementara tujuan model adalah mempermudah pemikiran yang sistematis dan jelas. Selain itu juga model secara sederhana bisa dipahami sebagai representasi suatu fenomena, baik nyata maupun abstrak dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting fenomena tersebut. Sebagai suatu gambaran yang sistematis.

Sumber :
·         http://bagusboedhi.blogspot.com/2009/03/teori.html

Tidak ada komentar: